Abstract :
Penerapan Irigasi Tetes Pada Tanaman Tomat Di Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Dibawah bimbingan Agustini Ernawati ST., M. Tech. Ari Ramadhan Hidayat ST., M. Eng. Tomat (Solanum lycopersicum) adalah tanaman holtikultural yang memiliki prospek pemasaran yang jelas karna tomat adalah salah satu bahan masakan yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rancangan operasional irigasi tetes pada tanaman tomat berdasarkan kebutuhan air pada masing-masing tingkatan umur tanaman. Metode penelitian ini dilakukan dengan menghitung kebutuhan air tanaman tomat perhari pada masing masing tingkatan umur yaitu 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan. Kemudian meghitung debit rata-rata emiter sehingga diperoleh waktu operasional irigasi tetes. Hasil analisis menunjukan bahwa kebutuhan air tanaman tomat sangat beragam berdasarkan umur tanaman tomat sangat beragam berdasarkan umur tanaman Yaitu 2723,594 m3/dt pada umur 0-1 bulan, 22655,383 m3/dt pada umur 1-2 bulan, 104844,877 m3/dt pada umur 2-3 bulan, dan 31226,859 m3/dt pada umur 3-4 bulan. Cara kinerja sistem irigasi tetes adalah dengan mengisi air pada jerigen yang dijadikan sebagai bak penampung air yang dialirkan melalui sambungan pipa utama dan dihubungkan dengan pipa lateral yang sudah dipasang beberapa emiter yang digunakan untuk menyiram tanaman dengan meneteskan air secara pelan-pelan ke akar tanaman baik melalui permukaan tanah atau langsung ke akarnya. Kinerja sistem irigasi tetes ini tidak efektif karena hasil penyiramannya tidak merata.