Abstract :
Biogas merupakan salah satu sumber energy yang berasal dari limbah tahu yang ramah lingkungan ( renewable energy ) dan berkelanjutan ( suistanable energy). Biogas adalah campuran gas hasil proses fermentasi anaerob dari limbah tahu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan suhu pada penambahan stater urea berbahan limbah tahu dan mengetahui kandungan biogas yang dihasilkan pada penambahan urea berbahan limbah tahu pada produksi biogas. Metode penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu stater urea: Percobaan ini terdiri dari 4 (empat) perlakuan yaitu P1: Limbah tahu sebanyak 7 kg, P2: penambahan limbah tahu 7 kg + stater urea sebanyak 1,4 kg, P3 : penambahan limbah tahu+ stater urea 2,8 kg, dan P4: penambahan limbah tahu sebanyak 7 kg + stater urea sebanyak 4,2 kg. Masing-masing perlakuan di ulang 3 kali sehingga di dapatkan 12 unit percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan Analisis Kearagaman (Anova) pada taraf nyata 5%. Pada antar perlakuan terdapat pengaruh beda nyata (Signifikan) maka uji lanjut dengan menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) Pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian yang dilakukan berupa Suhu, CO2 dan CH4 dan waktu terbentuknya biogas. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa limbah tahu tidak berpengaruh nyata terhadap suhu, tetapi berpengaruh nyata terhadap CO2 dan CH4. Diperoleh pada perlakuan terbaik pada P1 sebesar 3819.17 ppm, dan gas metana CH4 Pada P2 sebesar 558.08 mol.