Abstract :
Laju infiltrasi ditentukan oleh besarnya kapasitas infiltrasi dan penyediaan air yang dalam hal ini adalah intensitas hujan. Selama intensitas hujan lebih kecil dari kapasitas infiltrasi maka laju infiltrasi sama dengan intensitas hujan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis laju infiltrasi pada berbagai jenis tutupan lahan di kebun kopi serta mengetahui mengetahui besarnya volume infiltrasi dan berapa waktu yang dibutuhkan untuk proses infiltrasi. Metode penelitian ini menggunakan meode deskriptif dengan pendekatan metode survey dan melakukan pengujian di lapangan serta pengujian di Laboratirium Sumber Daya Lahan dan Air Universitas Muhammadiyah Mataram. Penelitian ini terdiri dari 3 titik pengukuran dengan masing-masing 3 perlakuan dalam 1 titik dalam kurun waktu 2 minggu. Parameter yang diamati yaitu tekstur tanah, jenis tanah dan laju infiltrasi. Tekstur tanah pada 3 titik didominasi oleh liat lempung berpasir serta berjenis tanah andisol. Perkebunan kopi dengan tutupan lahan perkebunan campuran, dedaunan dan rerumputan di desa kumbi kecamatan narmada kabupaten lombok barat ternyata memiliki pengaruh terhadap masuknya air kedalam tanah (Laju Infiltrasi) sehingga didapatkan hasil 0.126 mm/detik untuk perkebunan campuran, 0.251 untuk rerumputan serta 0.171 untuk tutupan lahan dedaunan. Volume laju infiltrasi yang di dapat di lahan perkebunan kopi desa kumbi dengan nilai 1971920 ml untuk perkebunan campuran, 352128 ml untuk rerumputan dan 2535325 ml untuk dedaunan.