Abstract :
Perubahan BBM (Bahan Bakar Minyak) juga berkontribusi terhadap perubahan tarif angkutan umum, khususnya bus kota. Hampir semua negara di dunia mengalami perubahan harga minyak dunia, sehingga berdampak pada kenaikan tarif dan harga komponen yang mempengaruhi biaya operasional kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tarif angkutan Bus Surabaya Indah. Dengan adanya analisis tarif ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi penumpang untuk memilih moda transportasi bus khususnya trayek Bima-Mataram.
Pada penelitian ini perhitungannya menggunakan metode PCI (Pasific Consultant International) dan untuk perhitungan tarif yang digunakan mengacu pada pedoman Departemen Perhubungan SK.687/AJ.206/DRJD/2002. Metodologi pengambilan data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder, yang diambil pada hari kerja (weeksday) dan hari libur (weekend).
Hasil analisis Tarif Bus Surabaya Indah jurusan Bima-Mataram, didapat biaya operasioanal kendaraan (BOK) sebesar Rp 9.122.996,85, dan hasil dari analisis tarif Bus Surabaya Indah dengan kecepatan berjalan (running speed) 60 km/jam, didapatkan tarif rata-rata sebesar Rp 238.875,48, sedangkan tarif sebenarnya sebesar Rp 250.000 per orang. Berdasarkan perhitungan tarif bus rute Bima-Mataram pada Bus Surabaya Indah pada waktu Malam masih di bawah tarif sebenarnya. Hal in menunjukkan hasil analisis tarif dengan tarif sebenarnya masih sesuai.