DETAIL DOCUMENT
ANALISIS AFIKSASI BAHASA SASAK DI DESA BAJUR, KECAMATAN LABUAPI, KABUPATEN LOMBOK BARAT, NTB
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
ISLAHUL, UMMAH
Subject
Local Content 
Datestamp
2023-10-27 06:57:41 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud afiksasi serta mengetahui proses dan makna gramatikal bahasa Sasak di desa Bajur kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif adalah pendekatan yang digunakan untuk menggambarkan gejala bahasa sebagaimana adanya. Metode pengumpulan data dengan metode simak (teknik rekam dan catat) dan metode observasi. Setelah data diperoleh, selanjutnya mengguanakan analisis data model Miles and Huberman (pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data). Pengambilan data dilakukan di wilayah desa Bajur yang sudah diobservasi. Hasil penelitian ini mendapatkan data sebagai berikut: 1). Wujud afiksasi yakni prefiks {be-}, {ke-}, {me-}, {te-} dan {se-}, sufiks {-ang}, konfiks {ke-an} dan {be-an}, 2). Proses afiksasi yang terdapat pada bahasa Sasak tersebut ada dua, yaitu dapat mengubah kelas kata (prefiks be-, me-, dan ke-) dan tidak dapat mengubah kelas kata (prefiks be-, te-, ke-, me- dan konfiks ke/an-) dan 3). Makna gramatikal yang dihasilkan dari pembentuk afiks tersebut adalah : makna gramatikal yang menyatakan memiliki (prefiks be/an-), melakukan (prefiks be- dan konfiks ke/an-), menggunakan (prefiks be-), mengendarai (prefiks be), mencari (prefiks be- dan me-), memberi (prefiks be-), peristiwa yang terjadi (prefiks te- dan konfiks ke/an-), sangat (konfiks ke/an-),dan jumlah (prefiks se-). 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram