Abstract :
Lembaga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini diharapkan dapat menggali potensi desa agar kemudian dapat dikembangkan dan dapat berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Akan tetapi program kerja yang dikerjakan masih belum maksimal dalam mensejahterakan masyarakan, tentu dengan adanya evaluasi, pengurus dari BUMDes bisa maksimal dalam menjalankan program kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriftif dengan teknik yang dilakukan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum Lembaga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masih belum berperan secara maksimal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Rempe jika menggunakan indikator acuan kesejahteraan seperti, pendapatan, konsumsi pengeluaran, pendidilan, kesehatan, dan perumahan masyarakat. Selain itu, pelaksanaan unit usaha yang di tawarkan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ketersediaan Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup dan tingkat partisipasi masyarakat yang meningkat dari tahun ke tahun menjadi sebuah faktor pendukung program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sedangkan untuk faktor penghambatnya adalah tidak adanya agenda sosialisasi yang dilakukan oleh pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari tahun 2016 sampai sekarang.