Abstract :
Penelitian ini berjudul ?Penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Studi Kasus Dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten Dompu? dengan tujuan untuk mengetahui penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dompu dan Keefektivitas Kerja Pegawai Dalam Menerapkan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dompu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Dengan teknik analisis data meliputi pengumpulan informasi melalui observasi, wawancara, dokumentasi, reduksi data, penyajian data, dan penarikann kesimpulan. Penentuan informasi dalam penelitian ini metode Snowball sampling dengan jumlah informan dan narasumber sebanyak 9 orang.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan sistem informasi administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dompu, dapat dikatakan kurang efektif, hal ini dapat dilihat dari variabel pendekatan yang dipakai dalam penerapan SIAK, di antaranya pendaftaran penduduk, yang menunjukan hasil yang kurang efektik hal tersebut dapat dilihat dari masih banyaknya masyarakat yang kurang paham dalam pengunaan pelayanan secara daring. Dan yang kedua indikator Pengelolaan informasi kependudukan yang menunjukan hasil yang kurang efektif karena kurangnya SDM pada bagian operator SIAK. sedangkan efektivitas kerja pegawai dapat dikatakan kurang efektivif hal ini dapat dilihat dari indikator pemanfaatan waktu kerja yang menunjukan hasil yang kurang efektif karena terbatasnya ketersediaan sarana dan prasana sehingga menghambat dalam proses pelayanan. Adapun saran dari peneliti yaitu lebih di tingkatkan lagi kegiatan sosialisasi terkait penggunaan pelayanan secara daring, dan perlu ditingkatkan lagi pembimbingan dan pelatihan untuk pegawai pada bagian operator atau melakukan pengrecruitment tambahan anggota. Sedangkan pada efektivitas kerja perlu dilakukan penambahan anggaran untuk melengkapi ketersediaan sarana dan prasarana