Abstract :
Pulau Lombok merupakan salah satu daerah rawan gempa, karena terletak diantara dua pembangkit gempa. Berdasarkan kondisi tersebut, diharapkan bahwa konstruksi di daerah rawan gempa dapat memenuhi standar. Terdapat beberapa sistem struktur tahan gempa yang dapat digunakan salah satunya menggunakan dinding geser (shear wall). Penggunaan dinding geser merupakan salah satu cara untuk menahan gaya lateral yang terjadi.
Perencanaan ini menggunakan program SAP 2000 V. 21. Pada pemodelan struktur dilakukan perencanaan penempatan dinding geser pada struktur gedung dengan tiga alternatif. Bentuk dinding geser yang digunakan adalah bentuk L, I, dan bentuk T. Pada pembebanan struktur, beban yang bekerja adalah beban mati, beban hidup, dan beban gempa.
Dari hasil analisis diperoleh penempatan posisi dinding geser akan lebih efektif jika diletakan pada bagian sudut siku gedung, ditinjau dari hasil nilai simpangan pada arah x dan arah y. Selain itu penambahan dinding geser dapat menurunkan gaya dalam yang terjadi pada kolom dan balok seperti, gaya aksial, gaya geser, torsi dan momen. Dari ketiga model alternatif yang menggunakan dinding geser dengan volume dinding geser yang tetap pada arah x dan y, namun pada penempatan posisi dinding geser didapatkan besarnya nilai simpangan optimum pada arah x sebesar0,000495 mm dan y sebesar 0,000883 pada alternatif 1 dengan menggunakan dinding geser bentuk L (siku).