DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PENAMBAHAN CAMPURAN SEMEN, PASIR DAN ABU BATU BASALT HASIL LETUSAN GUNUNG TAMBORA TERHADAP NILAI CBR (CALIFORNIA BEARING RATIO) TANAH LEMPUNG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
CITA, SANTUNI
Subject
624 Teknik Sipil 
Datestamp
2023-07-21 01:56:09 
Abstract :
Tanah merupakan bagian terpenting dibidang konstruksi teknik sipil, terutama pada tanah dasar (subgrade) untuk pembangunan jalan. Tanah lempung merupakan tanah lunak dengan daya dukung tanah yang rendah sehingga pada kondisi air yang sangat tinggi membuat kembang susut tanah menjadi besar. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh dari penambahan campuran semen, pasir dan abu batu basalt dalam stabilisasi tanah lempung serta pengaruhnya terhadap sifat fisik tanah dan nilai CBR. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Mataram. Stabilisasi tanah pada penelitian ini menggunakan sampel tanah yang berasal dari Desa Keruak, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur dengan variasi bahan tambah 5% semen, 15% pasir dan 3%, 6%, 9% abu batu basalt. Pengujian dalam penelitian ini meliputi pengujian sifat fisik tanah, pemadatan standar, CBR tanpa rendamam, CBR rendaman dan potensi pengembangan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, sifat fisik tanah diklasifikasikan sebagai karakteristik A-7-5 pada sistem klasifikasi AASHTO dan karakteristik CH pada sistem klasifikasi USCS. Dari pengujian pemadatan diperoleh kadar air optimum tanah asli sebesar 32,80%, setelah ditambah 5% semen, 15% pasir dan abu batu basalt kadar 3% sebesar 31,20%, kadar 6% sebesar 30,90% dan kadar 9% sebesar 30,00%. Hasil pengujian CBR tanpa rendaman pada tanah asli diperoleh sebesar 10,68%, nilai CBR rendamannya 3,97%, setelah dilakukan penambahan semen, pasir dan abu batu basalt diperoleh CBR variasi optimum pada penambahan 6% abu batu basalt yaitu sebesar 13,58%. Peningkatan nilai CBR terjadi sebesar 27,153%. Hasil CBR dengan penambahan semen, pasir dan abu batu basalt pada campuran kadar 6% abu batu basalt dapat digunakan untuk stabilisasi tanah lempung. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram