Abstract :
Pondasi merupakan salah satu bagian dari konstruksi bangunan yang memiliki peranan yang sangat penting dan bertugas meletakkan bangunan serta meneruskan beban bangunan atas (upper structure) ke dasar tanah yang cukup kuat mendukungnya.
Tipe pondasi yang digunakan pada penelitian ini adalah pondasi tiang bor diameter 0,8 m dengan mutu beton K-300 dan panjang pondasi didapatkan melalui proses trial dan error pada panjang 6, 8, 10, dan 12 m, panjang tiang yang digunakan setelah proses trial dan error adalah 12 m. Untuk menghitung kapasitas daya dukung digunakan metode Analitis ((Metode O?Neil dan Reese (1989), Metode Skempton), Metode Broms dan metode numerik dengan bantuan software Plaxis.
Hasil dari analisis diperoleh nilai kapasitas dukung pondasi kelompok tiang kelompok (Qg) untuk diameter tiang 0,8 m dengan panjang tiang 12 m pada tanah lempung dan pasir berdasarkan data SPT menggunakan metode Analitis ((Metode O?Neil dan Reese (1989), Metode Skempton) diperoleh nilai sebesar 708,390 ton. Sedangkan kapasitas dukung pondasi tiang horizontal menggunakan metode Broms diperoleh nilai sebesar 61,590 ton. Kapasitas dukung dengan menggunakan metode Numerik diperoleh nilai beban ultimit tiang kelompok (Qq) sebesar 658,863 ton, hasil kapasitas dukung pondasi kelompok tiang (Qg) dari kedua metode dengan perbandingan selisih 4,9 % memenuhi syarat yaitu lebih besar dari beban yang harus didukung (aksial) P sebesar 182,46 ton.