Abstract :
Jembatan Samota adalah jembatan yang berlokasi dijalan bypass Samota, Labuan Sumbawa, Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Jembatan ini melintasi Sungai Brang Biji, Labuhan Sumbawa dengan panjang 80 m dan lebar 7 m dibangun dengan menggunakan tipe jembatan busur. Pada tugas akhir ini jembatan Samota direncanakan menggunakan tipe komposit baja-beton dengan panjang bentang jembatan dibagi menjadi tiga bentang, untuk tiap bentang memiliki panjang yang sama yaitu 26,67 m. Perencanaan ini dimulai dari pengumpulan data-data yang diperlukan seperti panjang dan lebar jembatan, lebar jalan dan trotoar, dan data lainnya. Dari data?data perencanaan kemudian dilakukan perencanaan dimensian balok diafragma dan balok girder. Pada tahap awal perencanaan dilakukan analisa pembebanan yang terjadi pada balok girder, seperti analisa berat sendiri, beban mati tambahan, beban lajur, gaya rem, beban angin dan beban gempa. Selanjutnya dilakukan kontrol tegangan dan lendutan. Setelah itu dilakukan perhitungan kekuatan sambungan.
Hasil perencanaan jembatan Samota pada tiap bentang dengan panjang 26,67 m didapatkan tebal plat lantai 220 mm dengan tulangan utama plat lantai D16-300 mm. Profi girder 1200x400x70x80 dengan jarak antar girder 1,5 m. Pfofil balok
diafragma WF 300x150x6,5x9 dengan jarak antar balok diafragma 5,33 m.