Abstract :
Irigasi tetes merupakan pemberian air langsung pada areal perakaran tanaman. Penggunaan irigasi tetes sangat cocok pada lahan holtikultura seperti cabai. Metode pemberian air tidak hanya berguna bagi pertumbuhan tanaman cabai sajah, melainkan juga berpengaruh pada sifak fisik dan kadar air buah cabai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan kimia buah cabai yang dibudidayakan dengan penerapan irigasi tetes. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAL), teridiri dari 3 perlakuan yaitu P1 : irigasi tetes bawah permukaan, P2 : irigasi tetes atas permukaan, dan P3 : irigasi saluran terbuka. Satu perlakuan menggunakan 16 sampel sehingga total 48 unit percobaan. Analisis data menggunakan (ANOVA) pada taraf nyata 5%. Apabila hasil menunjukkan perbedaan nyata maka di lakukan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil analisis menunjukan bahwa penerapan teknik irigasi tetes memberikan pengaruh nyata terhadap berat basah dan berat kering buah cabai. Sedangkan tingkat kekerasan dan kadar air tidak berbeda nyata. Semua parameter ditemukan bahwa hasil pengukuran P1 lebih tinggi dari P2 dan P3. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sifat fisik buah cabai dengan penerapan teknik irigasi tetes bawah permukaan lebih baik dari perlakuan lainnya yaitu irigasi tetes atas permukaan dan irigasi saluran terbuka.