Abstract :
Posyandu remaja merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber dari masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat termasuk remaja dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan dalam memperoleh pelayanan kesehatan bagi remaja untuk meningkatkan derajat kesehatan dan keterampilan hidup sehat remaja. Tujuan dari penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektifitas posyandu remaja. Metode: Metode yang digunakan adalah mixed methods, pada penelitian kuantitatif Sampel sebanyak 98 remaja dan 26 kader dengan menggunakan teknik stratified random sampling, penelitian kualitatif teknik sampling menggunakan purposive sampling, besaran sampel yaitu 6 informan remaja dan 6 informan kader. Hasil: Hasil penelitian pengetahuan remaja kategori baik nilai 60,20%, hasil wawancara dapat menjawab dengan benar. Pengetahuan kader kategori baik nilai 50,00%, hasil wawancara dapat menjawab dengan benar. Dukungan keluarga mendukung nilai 76,53%, hasil wawancara keluarga mendukung. Dukungan masyarakat mendukung nilai 76,53%, hasil wawancara perangkat desa mendukung. Sarana prasarana masih belum lengkap dengan nilai 69,23%, hasil wawancara dari 13 posyandu hanya 4 lokasi lengkap dan 9 posyandu sarana prasarana belum lengkap. Kesimpulan: Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa faktor pengetahuan sebagian besar dalam kategori baik, faktor dukungan sebagian besar dalam kategori mendukung, dan faktor sarana prasarana sebagian besar dalam kategori tidak lengkap.