Abstract :
Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Bima adalah salah satu badan milik pemerintah daerah yang bertugas menyusun kebijakan teknis pengelolaan pendapatan daerah. BPKAD Kota Bima dalam meminimalisir hambatan dalam meningkatkan PAD nya dengan melakukan berbagai strategi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk strategi yang dimiliki oleh BPKAD serta faktor penghambat dalam meningkatkan PAD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Dan menggunakan analisis data secara reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa BPKAD telah melakukan 4 (empat) strategi dalam upaya meningkatkan PAD dan mempermudah pelayanan wajib pajak yaitu 1) menguatkan peraturan daerah terhadap pendapatan daerah sebagai acuan BPKAD dalam menetapkannya, 2) melakukan pendataan semua objek pajak terhadap potensi yang lama lalu diperbarui, 3) melakukan pemeriksaan atas wajib pajak, 4) membuat saluran digital untuk pembayaran secara uang tunai online. Faktor penghambat yang ditemukan kurangnya kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak dan masih kurangnya tenaga kerja pada instansi BPKAD. Sehingga mempengaruh terhadap peningkatan dan penurunan PAD.