Abstract :
Berdasarkan survey awal di Desa Warloka tradisi ?belis?dalam adat perkawinan masyarakat sudah menjadi sebuah tradisi. Kenyataan sekarang, kenyataan sekarang tradisi belis di anggap beban oleh masyarakat karena sudah bergeser dari makna aslinya. (bagaimana tradisi belis dari perspektif agama islam di manggarai) metode yang digunakan adalah metoe kualitatif. Teknik yang digunakan adalah purposive sampling. Macam-macam informan dalam penelitian ini adalah informan kunci dan informan biasa. Metode yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi. Jenis data kualitatif, sumber data, data primer dan sekunder.instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri. Metode Analisa data yaitu pengumpulan data, data reducation (data reduksi), data display (penyajian data). Makna sosial mencakup persatuan dan dan kesatuan, permusyawaratan dan kesejahteraan sosial. Makna budaya mencakup pengetahuan kepercayaan, kesenian,moral, dan lain makna ekonomi mencakup kebituhan lahir maupun batin, secara khusus yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan ,kemakmuran dan kepuasaan,makna seseorang. Upaya yang dilakukan dalam pelestarian tradisi belis ini diantarany: upaya dari pemerintah dan juga upaya dari masyarakat.