Abstract :
Salah satu permasalahan yang memerlukan perhatian dalam proses rekayasa lalu lintas di daerah pasar adalah ketersediaan fasilitas pejalan kaki. Dimana pejalan kaki yang melewati pedestrian tidak efektif yang menyebabkan waktu tempuh pejalan kaki lebih panjang sehingga sulit melakukan pergerakan dan mengganggu lalu lintas yang ada. Ditambah lagi dengan aktifitas pasar yang dilakukan pedangan pada ruas jalan mengakibatkan kondisi jalan Tgh, Ibrahim Al-Khalidy mengalami kemacetan yang juga dapat menggangu arus pejalan kaki pada jalur pedestrian.
Untuk mengetahui hasil penelitian dan analisa di lokasi pengamatan tersebut, maka harus memperoleh volume yang maksimum. menghitung lebar efektif trotoar bagi pejalan kaki yang didapat berdasarkan volume rata-rata per menit pada interval puncak. Penelitian dilakukan selama 3 (tiga) hari, yaitu pada hari jum?at, sabtu, dan minggu. Perhitungan dilakukan dengan metode HCM2000 (Hight Capacity Manual).
Dari hasil penelitian dan analisa selama 3 (tiga) hari tersebut maka didapat volume puncak berada pada hari minggu jam 7.45-8.00 WITA, dengan tingkat kepadatan 85 orang pejalan kaki/jam untuk sisi Utara dan 10 orang pejalan kaki/jam untuk sisi Selatan. Data yang diambil pada survey lokasi adalah volume pejalan kaki, kecepatan pejalan kaki dan tingkat pelayanan trotar. Setelah melakukan prhitungan maka di dapatkan kecepatan rata-rata pejalan kaki Pria 45,5 m/menit, Wanita 41 m/menit, serta kecepatan rata-rata keseluruhan waniat dan pria 43,27 m/menit. Dan untuk tingkat pelayan trotoar sisi selatan lebar efektif 0,95 degan arus pejalan kaki 4 orang/m/15 menit, sedangkan untuk sisi utara lebar efektif 1,45 m dengan arus pejalan kaki 1 orang/m/15 menit.