Abstract :
Dalam dunia politik banyak modal yang harus di miliki oleh seorang aktor Agar bias bertarung dalam arena politik. Modal tidak hanya berupa harta dan uang saja yang selama ini banyak digunakan oleh aktor dalam mobilisasi massa pendukung pada saat pemilihan. Sekarang sudah banyak aktor politik yang menyadari bahwa ada modal lai yang memiliki potensi dalam mendapatkan dukungan dari pendukung. Modal itu di kenal modal sosial yang mengandung beberapa unsur penting seperti kepercayaan,
hubungan timbal balik dan altlarisme dari beberapa unsur tersebut akan bias tergabung dalam dir aktor apabila aktor sering berintraksi dan terlibat lansung dengan pergaulan di dalam masyarakat. Aktor yang selalu terlibat dalam berintraksi dengan masyarakat lama kelamaan akan membentuk jaringan sosial bagi aktor. Jaringan ini nantinya yang menjadi salah satu wadah mengumpulkan dukungan masyarakt pada diri aktor sehingga menjadi alat pertarungan dalam arena politik. Peroses terbentuknya jaringan ini dilalui dengan proses yang cukup lama sampai ada kepercayaan dari masyarakatdesa pada diri aktor berkat sumbangan dan saling keterkaitan antara diri aktor dan masyarakatdesa. Keterkaitan ini yang menjadi ada rasa kemudahan bagi aktor dalam mempengaruhi masyarakat desa untuk rela mendukung aktor dalam pemilihan karna pengaruhnya yang di akui oleh masyarakat.