Abstract :
Diare adalah suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya ditandai dengan peningkatan volume cairan serta frekuensi buang air besar tiga kali sehari atau lebih. Swamedikasi atau pengobatan sendiri adalah sebuah upaya seseorang untuk mengobati diri sendiri dengan mengenali gejala atau penyakit yang dirasakan dan memilih obat sendiri. Swamedikasi jika tidak dilakukan dengan tepat maka akan menimbulkan keluhan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku ibu dalam swamedikasi diare pada balita. Metode penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional, serta menggunakan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Sampelyang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 67 ibu balita dan dilaksanakan pada bulan April 2023 dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan ibu balita memiliki tingkat pengetahuan yang cukup sebanyak 26 (38,8%) dan perilaku cukup 28 (41,8%).Hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku ibu dalam swamedikasi diare pada balita dengan nilai signifikan p = 0,000 (p-value < 0,05 ).