Abstract :
Jalan Majapahit merupakan salah satu jalan provinsi yang termasuk dalam kelas jalan kolektor dengan tipe lajur 4/2 D yang berada di Kota Mataram. Jalan ini merupakan jalan yang menghubungkan pusat aktivitas yang menyebabkan volume lalu lintas semakin besar sehingga mengakibatkan kinerja ruas jalan menjadi berkurang. Dalam penelitian ini, dianalisa hubungan antara ketiga komponen utama arus lalu lintas yakni volume (Q), kecepatan (V) dan kepadatan (D) dalam tiga metode, yaitu Model Greenshield, Greenberg dan Underwood.Dari hasil penelitian dan analisis data arus lalu lintas, didapatkan kepadatan pada saat macet (Dj) dari masing-masing model dimana Model Greenshield mendapatkan nilai antara 271,375 ? 604,118 smp/km, Model Greenberg mendapatkan nilai antara 164,001 ? 3899,011 smp/km, Model Underwood mendapatkan nilai antara 224,210 ? 504,674 smp/km. Dari rangkuman hasil analisis tersebut, Model Greenshield mendapatkan nilai kapasitas antara 3054,215 ? 5844,222 smp/jam, Model Greenberg, mendapatkan nilai kapasitas antara 436,546 ? 7867,297 smp/jam dan Model Underwood mendapatkan nilai kapasitas antara 3778,396 ? 7297,475 smp/jam. Tingkat Pelayanan pada ruas Jalan Majapahit, Kota Mataram termasuk kategori D, yang artinya yang artinya arus mendekati tidak stabil dengan kecepatan yang masih dapat dipertahankan, walaupun kadang-kadang terhambat oleh kepadatan lalu lintas.