Abstract :
Kesehatan merupakan hal yang sangat penting, jika kesehatan terganggu hal yang dapat dilakukan adalah dengan cara pengobatan, pemilihan pengobatan dapat dilakukan dengan cara memilih obat tradisional atau obat kimia sintesis. Kepercayaan Masyarakat terhadap obat tradisional dan obat kimia sintesis sangat menentukan pendapat masyarakat dalam pemilihan suatu obat dan keberhasilan suatu pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepercayaan terhadap penggunaan obat tradisional dan obat kimia sintesis pada masyarakat Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah observasional deskriptif. Tekhnik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Cluster Random Sampling. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang berusia 17 tahun sampai dengan 55 tahun yang bertempat tinggal di Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat dengan jumlah 6.068 orang dan didapat sampel sebanyak 98 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional dengan kategori kepercayaan tinggi/baik 33 orang (33,7%), kategori kepercayaan cukup/cukup baik 61 orang (62,2%), kategori kepercayaan rendah/kurang baik 4 orang (4,1%) dan kategori tidak percaya tidak ada. Tingkat kepercayaan terhadap penggunaan obat kimia sintesis kategori kepercaayaan tinggi/baik 3 orang (3,1%), kategori kepercayaan cukup/cukup baik 67 orang (68,4%), kategori kepercayaan rendah/kurang baik 27 orang (27,6%) dan kategori tidak percaya 1 orang (1%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan persentase keseluruhan tingkat kepercayaan sampel terhadap penggunaan obat tradisional sebanyak 75,1% dan dikategorikan kepercayaan tinggi/baik dan kepercayaan terhadap penggunaan obat kimia sintesis sebanyak 69,1% dan dikategorikan kepercayaan cukup/cukup baik. Masyarakat lebih percaya terhadap penggunaan obat tradisional