Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
YULIA, HARTINI
Subject
610.28 Teknik, Prosedur, Alat-alat, Perlengkapan, Bahan-bahan, Instrumentasi Medis
Datestamp
2024-01-18 01:58:26
Abstract :
United Nation Tahun 2022 pada wanita usia subur usia 15-49 tahun yang menggunakan metode kontrasepsi jangka pendek sebesar (short acting) sebesar 45%, penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (permanent and long lacting) sebesar 44,1%. Angka pravalensi PUS peserta KB dari tingkat Nasional sampai dengan tingkat Daerah menunjukkan adanya kesamaan yaitu distribusi penggunaan metode kontrasepsi jangka pendek lebih besar dibandingkan jangka panjang. Tujuan : Untuk menganalisis hubungan antara akseptor KB pengguna IUD dengan tingkat pengetahuan ibu, dukungan suami dan paritas. Metode : Desain penelitian menggunakan korelasional kuantitatif dengan sampel sebanyak 120 orang, dengan menempatkan 60 orang akseptor KB-IUD dan 60 orang PUS tidak ber-KB. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan pearson correlation untuk menguji hubungan antar variabel, dan uji annova dan coefisient untuk menguji ketiga variabel indepent secara bersamaan. Hasil : Uji statistik parsial pada menggunakan ambang batas probability signifikan pada P<0,05 untuk variabel pengetahuan dengan hasil sig-P (0,010), variabel dukungan suami hasil sig-P (0,000), variabel paritas hasil sig-P (0,000). Untuk uji statistic secara berganda menghasilkan F hitung sebesar 16,093 dan sig 0,000. Dari ketiga variabel tersebut menujukkan hasil hubungan terkuat pada uji coefisient pada variabel dukungan suami (B =0,426). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan alat kontrasepsi IUD dengan pengetahuan, dukungan suami dan paritas.