Abstract :
Latar Belakang : Masalah gangguan gizi pada bayi dan anak usia di bawah lima tahun (balita) merupakan masalah yang perlu ditanggulangi dengan serius. Berdasarkan data yang di peroleh pada Puskesmas Poto Tano pada tahun 2022 sebanyak 228 Balita, balita dengan gizi buruk 0 balita, gizi kurang 10 balita, gizi baik 118 balita yang dihitung dari berat badan menurut umur (BB/U) dan dari balita gizi kurang tersebut terdapat 3 anak yang perkembangan nya terlambat, perkembangan meragukan 25 anak dan 203 anak yang perkembangannya normal Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh status gizi terhadap perkembangan balita usia 12-59 bulan di desa Tuananga wilayah kerja Puskesmas Poto Tano. Metode : Desain penelitian deskriptif analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah balita usia 12-59 bulan di Puskesmas Poto Tano sebanyak 228. Jumlah sampel 70 dengan tekhnik sampling purposive sampling. Hasil : Status gizi balita di Desa Tuananga Wilayah Kerja Puskesmas Poto Tano paling banyak pada kategori normal sebanyak 50 (71.4%) dan Perkembangan balita paling banyak pada kategori sesuai sebanyak 59 (84.3%). Status gizi berpengaruh terhadap perkembangan balita di Desa Tuananga Wilayah Kerja Puskesmas Poto Tano dengan nilai p-value 0.000. Kesimpulan : Dapat melaksanakan skrining dini untuk memantau status gizi dan perkembangan balita di Desa Tuananga.