Abstract :
Latar Belakang : Abortus adalah terhentinya (mati) dan dikeluarkannya kehamilan sebelum janin berumur 20 minggu (dihitung dari haid terakhir) atau berat janin kurang dari 500 gram atau panjang janin kurang dari 25 cm. Berdasarkan hasil survey awal di Puskesmas Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat didapatkan bahwa 8 dari 10 ibu hamil yang mengalami abortus adalah ibu hamil yang pernah mengalami abortus, berusia ?35 tahun dan jarak kehamilan ibu yang mengalami abortus adalah ?5. Tujuan : Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus di Wilayah Puskesmas Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat. Metode : Jenis penelitian yang digunakan yakni observasional analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara Usia, paritas dan riwayat abortus dengan kejadian anemia, sedangkan jarak kehamilan tidak memiliki hubungan dengan kejadian abortus. Hasil : Faktor yang paling dominan dengan kejadian Abortus di Wilayah Kerja Puskesmas Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2021 adalah Faktor Usia. Kesimpulan : Bidan dapat berperan dalam upaya penurunan kejadian abortus dengan ikut serta dalam program keluarga berencana.