Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
REYANDA, FEBRIYAN
Subject
614.4 Timbulnya Penyakit, Penyebaran Penyakit dan Pengawasan Penyakit
Datestamp
2024-03-20 04:10:35
Abstract :
Daun binahong merupakan tanaman yang berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit, di Indonesia tanaman ini belum banyak dikenal, namun masyarakat sudah memanfaatkan sediaan dari binahong untuk membantu proses penyembuhan beragam penyakit yang dikenal sebagai gondola. Tanaman ini sering digunakan sebagai gapura yang melingkar di atas jalan taman dan tanaman hias. Daun binahong diketahui memiliki kandungan senyawa kimia di antaranya flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid/triterpenoid. Kandungan senyawa ini mempunyai aktivitas sebagai antioksidan dan antimikroba/antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) menjadi sediaan sabun gel dan mengevaluasi sifat fisik dari sediaan tersebut. Ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Sabun gel ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dibuat menjadi tiga formula yaitu F1 (mengandung konsentrasi carbopol 1%), F2 (mengandung konsentrasi carbopol 1,75%), dan F3 (mengandung konsentrasi carbopol 2%). Evaluasi sifat fisik sediaan sabun gel yang meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, tinggi busa, daya sebar dan cycling test. Hasil uji dari ketiga formulasi sediaan sabun gel menunjukkan bahwa ketiga formula mengalami perubahan organoleptis menjadi bagus, homogen, dan memenuhi stabilitas gel yang baik. Rentang viskositas 500- 10.000 cP, rentang daya sebar 3-7 cm, dan uji pH dari ke tiga formula menghasilkan pH basan karena lebih dari rentang pH kulit untuk itu perlu penambahan asam asetat 1% untuk menghasilkan ph yang bagus sesuai dengan rentang ph kulit. uji SPSS ANOVA masing ? masing formula menunjukkan nilai signiikan yaitu < 0.05.