Abstract :
Untuk mengakomodir pergerakan lalu lintas pada ruas jalan dimungkinkan
memiliki beberapa titik bukaan median yang memungkinkan kendaraan merubah
arah perjalanan berupa gerakan putar balik arah atau gerakan U-Turn. Kendaraan
saat melakukan gerak U-turn pada bukaan median membutuhkan lebih banyak
waktu, sehingga berakibat tertundanya pengguna jalan baik yang searah maupun
berlawanan arah. Kendaraan yang melewati ruas jalan ini mengalami kecepatan
relatif rendah sehingga memperburuk kondisi jalan; kendaraan akan melambat
atau berhenti dan menimbulkan antrian kendaraan yang menyebabkan kemacetan
lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa waktu tempuh rata-rata
kendaraan yang akan melakukan U-turn, panjang antrian saat melakukan U-turn,
dan untuk mengetahui tingkat pelayanan pada jalan Sriwijaya Kota Mataram.
Untuk mendapatkan tujuan tersebut digunakan pedoman MKJI 1997.
Penelitian ini dilakukan di Jalan Sriwijaya dengan studi kasus di depan Toko
Niaga Kota Mataram. Pengambilan data dilakukan selama tiga hari, yaitu hari
Senin, 13 januari 2020, hari Rabu,15 Januari 2020, dan hari Sabtu, 18 Januari
2020, masing-masing dari pukul 06.00 – 09.00 pagi hari, pukul 11.00-14.00 siang
hari, dan pukul 15.00-18.00 WITA sore hari, dengan interval waktu 15 menit.
Data yang di ambil di lapangan yaitu data LHR, data geometrik jalan, dan data
kecepatan kendaraan yang melakukan U-turn.
Hasil analisa data menurut MKJI 1997 menunjukkan bahwa waktu tempuh
rata-rata kendaraan yang akan melakukan U-turn di Jalan Sriwijaya adalah 22,4
detik dengan panjang antrian saat melakukan U-turn sebesar 23 meter dengan
tingkat pelayanan F.
Kata kunci: U-turn, waktu tempuh, kapasitas.