DETAIL DOCUMENT
ANALISIS MAJAS DALAM RABALAS LAWAS DI DESA MERARAN, KECAMATAN SETELUK, KABUPATEN SUMBAWA BARAT KAJIAN SEMIOTIK
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
Rati, Purwasih
Subject
490 Bahasa-bahasa Lain 
Datestamp
2024-03-22 02:40:55 
Abstract :
Rabalas lawas merupakan salah satu sastra lisan yang masih ada sampai sekarang di tanah Sumbawa, meskipun kehadirannya dikalangan anak muda sudah mulai memudar. Rabalas lawas sastra lisan sebagai sastra rakyat yang tumbuh, hidup, dan berkembang dalam masyarakatnya di wilayah Nusantara menjadi sangat menarik, mengingat bentuk ekspresi yang berbeda beda. Kehadiran rabalas lawas biasanya digunakan untuk acara tertentu ataupun untuk menyindir berbagai hal di kehidupan sehari-hari masyarakat Sumbawa. Lawas sebagai puisi rakyat dikatakan sebagai ciptaan manusia yang dilahirkan dan dinyatakan dengan bahasa, baik lisan maupun tulisan yang menimbulkan rasa keindahan dan keharuan dalam lubuk jiwa manusia (Rayes, 1991:4). Lawas sebagai puisi rakyat hingga kini masih tetap menjadi bentuk ekspresi masyarakatnya sebagai milik bersama rakyat bersahaja secara turun-temurun (folk literature). Tujuan dalam penelitian untuk mengetahui majas yang terkandung dalam rabalas lawas di Desa Meraran, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.Berdasarkan analisis majas dalam rabalas lawas Desa Meraran, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat terdapat beberapa majas yang terdapat di dalamnya diantaranya majas perulangan asonansi, majas perbandingan alusio, simile, metonimia, simbolik, litotes, epitet, eponim, majas penegasan hiperbola, parafrase, retoris, apopasif, zeugma, ekskalamasio, majas pertentangan okupasi dan majas sindiran inuedo. Terdapat 4 makna yang terkandung dalam rabalas lawas yang diteliti diantaranya makna sosial, makna moral, makna psikologis dan makna religius. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram