Abstract :
Penanganan Trauma Psikologis Berbasis Al-Qur’an Oleh PPPA Pada Anak-Anak
Terdampak Bencana Di Dasan Lekong Desa Sigar Penjalin Kabupaten Lombok
Utara.
Gempa bumi yang mengguncang pulau Lombok telah mengakibatkan trauma
fisik maupun trauma psikis pada korban khususnya anak-anak. Beberapa gejala
trauma yang terdapat pada anak-anak adalah ketakutan yang berlebihan, mudah
menangis dan juga bermasalah dalam pertemanan. Banyak lembaga datang untuk
membantu para korban dalam segi jasmani maupun rohani. Salah satu lembaga yang
datang adalah Program Pembibitan Penghafal Al-qur’an (PPPA) Daarul Qur’an yang
membangun sebuah rumah tahfizh sebagai bentuk dari trauma healing kepada anakanak di Dasan Lekong, Desa Sigar Penjalin kabupaten Lombok Utara.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak gempa bumi
terhadap psikis anak-anak dan bagaimana PPPA menanganinya. Kegiatan apa saja
yang dilakukan untuk membantu memulihkan trauma mereka.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif
deksriptif dan metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan
dokumentasi sedangkan uji keabsahan data dilakukan dengan metode perpanjangan
pengamatan dan trianggulasi waktu, trianggulasi Teknik dan trainggulasi sumber.
Informan dari penelitian ini adalah anak-anak rumah tahfizh, pengajar rumah tahfizh,
orang tua anak-anak, ketua RT Dasan Lekong dan juga ketua dusun Lendang Galuh.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa
lembaga PPPA Daarul Qur’an menangani trauma anak-anak dengan mengajak anakanak untuk menghafal al-qur’an dan juga belajar ilmu-ilmu agama lainnya seperti
kitab At-tibyan dan shalawat. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya menyembuhkan
trauma anak-anak pasca gempa namun juga merubah kebiasan dan keseharian anakanak karena telah terbiasa mengikuti jadwal dari rumah tahfizh.
Kata kunci: trauma, trauma healing, anak-anak, gempa bumi, PPPA Daarul Qur’an