Abstract :
Budaya belajar merupakan pandangan hidup yang diakui bersama oleh masyarakat sekolah yang mencakup cara berpikir, perilaku, sikap, nilai yang tercermin baik dalam wujud fisik maupun abstrak, terutama yang berkaitan dengan hasil belajar. Budaya belajar juga merupakan upaya menjawab tantangan permasalahan yang muncul pada era saat ini. Oleh karena itu, budaya belajar mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kreativitas belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran budaya belajar siswa, gambaran Kreativitas belajar siswa, serta hubungan antara budaya belajar dan Kreativitas belajar kelas VIII MTsN 3 Kota Tangerang. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah korelasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 siswa yang diambil melalui teknik random sampling atau sampel acak. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala Budaya belajar serta skala Kreativitas belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasi product moment dan uji T. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif untuk budaya belajar diperoleh rata-rata 82,36, dan kreativitas belajar siswa diperoleh rata-rata 79,01. Berdasarkan hasil analisis uji korelasi pearson product moment diperoleh hasil 0,564 kemudian dilakukan uji signifikasi dengan uji T dengan cara membandingkan Thitung dengan Ttabel dengan taraf kesalahan 5% dan T Tabel = 1,669, dengan T Hitung lebih besar dari T Tabel, dari perhitungan yang dilakukan ternyata Th > Tt (5,676 >1,669). Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara budaya belajar dengan kreativitas belajar siswa pada mata Pelajaran Qur?an Hadits kelas VIII MTsN 3 Kota Tangerang. Setelah dilakukan penelitian ini maka penulis dapat mengemukakan saran yang diharapkan dapat memberikan manfaat. Budaya belajar sangat erat hubungannya terhadap kreativitas belajar, hendaknya budaya belajar siswa dapat dipertahankan sebagai budaya belajar yang baik sehingga kreativitas belajar pun akan semakin baik pula. Dalam penggunaan bahasa dalam proses belajar sebaiknya siswa menggunakan bahasa Indonesia agar lebih banyak orang yang memahami terutama ketika bergaul dengan siswa yang berasal dari daerah lain. Diharapkan penelitian ini dapat membuka wawasan yang lebih luas secara teoritis dan praktis, dan diharapkan penelitian ini perlu dicoba lagi lebih mendalam dengan sampel yang lebih besar lagi untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, sehingga akan mendapatkan hasil yang representatif, serta diharapkan memperluas dengan variabel yang lainnya.
Kata kunci: Budaya, Kreativitas, Belajar, Qur?an Hadits