Abstract :
Jakarta Islamic Index atau biasa disebut JII salah satu indeks saham yang ada di Indonesia yang digunakan untuk menghitung indeks harga rata-rata saham jenis saham yang memenuhi kriteria syariah dan menjadi tolak ukur kinerja (benchmark) dalam memilih portofolio saham yang halal. Fakot eksternal dalam ekonomi makro merupakan faktor yang paling banyak mendapatkan perhatian dari para pelaku pasar modal, seperti Inflasi, BI rate, dan perubahan nilai Kurs IDR/USD.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh Inflasi, BI rate, dan perubahan nilai Kurs IDR/USD terhadap Jakarta Islamic Index (JII) di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan periode penelitian selama Januari 2017 ? Desember 2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang bersifat kuantitatif yang terdiri dari data bulanan variabel JII dan variable Inflasi, BI rate, dan perubahan nilai Kurs IDR/USD. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda yang sebelumnya telah melewati tahapan uji asumsi klasik, uji hipotesis (uji t dan uji F), dan uji koefisien determinasi (R2). Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Inflasi dan BI rate berpengaruh positif dan signifikan terhadap Jakarta Islamic Index (JII). Kurs (IDR/USD) berpengaruh negative dan signifikan terhadap Jakarta Islamic Index (JII). Hasil uji koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square = 81,4%, hal ini berarti kemampuan variabel-variabel independen yang terdiri dari variable Inflasi, BI rate, dan Kurs dalam menjelaskan variabel dependen yaitu sisanya 18,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata kunci : Jakarta Islamic Index, Inflasi, BI rate dan Kurs