Abstract :
Mesin mixer merupakan mesin utama pada Plant Mixing Center yang digunakan
untuk memproduksi compound yang akan disuplai ke masing-masing plant user
untuk diolah kembali menjadi bahan-bahan material penyusun ban. Mesin tersebut
harus selalu dijaga kondisinya agar tetap optimal. Namun seiring dengan
peningkatan aktivitas suatu mesin bisa aja mengalami penurunan efektivitas yang
disebabkan oleh beberapa faktor. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk
mengukur dan menganalisis efektivitas dari mesin mixer dengan metode Overall
Equipment Effectiveness (OEE). Dengan digunakannya metode pengukuran OEE,
didapatkan hasil rata-rata nilai OEE pada mesin MCG12 periode Juni 2023 hingga
Desember 2023 yaitu 80,65%. Kemudian dilakukan analisis six big losses untuk
mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi nilai OEE. Didapatkan rampress
problem pada breakdown losses dan reduce speed yang menjadi faktor penyebab
nilai OEE rendah. Akar permasalahan penyebab dari Six Big Losses yang terjadi
akan diidentifikasi menggunakan diagram fishbone. Dari akar permasalah tersebut
dibuatkan Tabel Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengetahui
usulan perbaikan yang dapat dilakukan. Usulan perbaikan untuk RPN tertinggi pada
breakdown losses yaitu membuat jadwal pengecekan harian pada motor servo, yang
mana motor servo ini berfungsi sebagai pengatur tekanan oli yang akan
menggerakkan rampress. Usulan perbaikan untuk RPN tertinggi pada reduce losses
yaitu Implementasi pemeliharaan preventif secara teratur sesuai jadwal yang telah
ditetapkan.