Abstract :
PT. PLN Nusantara Power Muara Karang rata-rata mengeluarkan rata-rata
1000 Purchase Order (PO) per tahun, lebih dari 80% menggunakan metode
pengadaan langsung. Kontrak Kinerja untuk efesiensi dan efektivitas pembelian
pengadaan langsung belum mencapai target yaitu 10% dan di bawah 10 hari kerja.
Pengadaan langsung membutuhkan Informasi Harga yang sering diperoleh dari
rekanan melalui mailing list, telepon, atau kunjungan langsung, yang dinilai kurang
efektif dan efisien serta berpotensi menimbulkan persaingan tidak sehat. Untuk
mengatasi masalah ini, dikembangkan platform web berbasis internet bernama Web
Informasi Harga. Rekanan harus terverifikasi dan memiliki TDPP yang valid untuk
mengakses platform ini. Usulan pengadaan diposting dengan syarat dan ketentuan
serta batas waktu penyampaian informasi harga. Setelah itu, perencana pengadaan
menentukan HPE berdasarkan informasi yang diterima. Pelaksana pengadaan
kemudian menerbitkan permintaan penawaran (PP) kepada rekanan dengan harga
terendah dan pembanding dari database. Implementasi Web Informasi Harga ini
membuat referensi harga yang di berikan rekanan jadi lebih bervariasi dan bersaing,
hal ini juga mempercepat proses pengadaan.