Abstract :
Era saat ini begitu pesat, terutama dalam teknologi jaringan internet. Di RT 04
RW 06 Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Provinsi
Banten, hasil identifikasi menunjukkan bahwa warga membutuhkan layanan Wi?Fi internet rumahan untuk keperluan keluarga. Peneliti berinisiatif untuk
membangun jaringan lokal tinggal atau RT-RW Net guna menyediakan layanan
internet dengan kapasitas bandwidth yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah
agar warga dapat memperoleh layanan Wi-Fi internet yang murah dan dapat
dikembangkan oleh masyarakat sendiri. Metode Pengumpulan data yang
digunakan ialah Observasi, Wawancara dan Studi Pustaka. Metode analisis bisnis
yang digunakan adalah metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunity,
Threats). Untuk metode perancangan dan pengembangan jaringan, digunakan
metode PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operations, Optimize)
dengan model protokol PPPOE (Point-to-Point Protocol Over Ethernet) dan
model Wifi Hotspot. Protokol ini dipilih untuk mengoptimalkan penggunaan data
pelanggan dan pembatasan bandwidth setiap pengguna. Hasil dari sistem ini ialah
warga dapat menggunakan teknologi wifi untuk rumahan, lalu dapat menggunakan
fasilitas wifi public hotspot voucher dengan harga terjangkau, dan bisa dikelola
langsung oleh Masyarakat RT. Dengan batasan Bandwidth arus lalulintas jaringan
lebih terkontrol dan pembagian data jadi lebih stabil.