Abstract :
Dakron merupakan bahan sintetis yang sering digunakan sebagai serat tekstil, isian
boneka, bantal, perlengkapan tidur berupa selimut, bantal, guling, mattrass,
springbed, bedcover. Seiring dengan persaingan industri manufaktur yang sangat
ketat, banyak perusahaan mencari alternatif untuk keunggulan berkompetisi agar
dapat bersaing didunia industri manufaktur. Dalam kegiatan proses produksi
secara terus menerus operator mesin sering kali lalai dalam melakukan perawatan
pada mesin dan peralatan sehingga terjadinya kerusakan mesin yang
mengakibatkan waktu yang terbuang. Hal ini menyebabkan tidak tercapainya
efektivitas mesin yang digunakan untuk memproduksi dakron. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisa penyebab tidak tercapaiannya efektivitas mesin
cutting yang ditunjukkan dengan standar nilai Overall Equipment Effectiveness
(OEE) world class 85% serta perhitungan elemen penyusunnya yakni Availability,
Performance, dan Quality. Pada penelitian bulan Oktober, November dan
Desember 2023 menyebutkan nilai OEE mesin cutting dipengaruhi oleh rata-rata
Availabilty 93,95%, Performance 91,71% Quality 85,63%. Dianalisis
menggunakan Six Big Losses, pareto diagram, dan fishbone diagram untuk
mengetahui penyebab permasalahannya. Dari pengolahan data yang didapat
langkah perbaikan yang dilakukan oleh perusahaan.