Abstract :
Pesawat terbang merupakan model transportasi yang semakin digemari untuk
digunakan oleh kalangan masyarakat karena efektifitas waktu dan jarak yang
ditempuh dapat lebih jauh dibandingkan dengan transportasi darat atau
transportasi laut sekalipun. Dalam menjalankan produksinya perusahaan
berupaya untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan produktivitas yang
tinggi, permasalahannya pada paket perbaikan landing gear repalacemen ini
mengalami keterlambatan selama 2 hari hari waktu yang sudah ditentukan.
Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki waktu set-up pada operasi landing
gear replacemen dan akan di optimalkan pada aktivitas removal and
installation main landing gear wheel, setelah implementasi akan menghitung
berapa persen penurunan yang didapatkan. Proses perbaikan dilakukan dengan
cara mengimplementasikan metode SMED (Single Minute Exchange of Dies)
dengan mengoptimalkan aktivitas eksternal pada proses removal and
installation main landing gear wheel. Penerapan konsep SMED dilakukan
dengan mengubah 20 aktivitas internal menjadi 11 aktivitas internal.
Kemudian hasil perbaikan dengan menggunakan SMED yaitu berkurangnya
waktu set-up pada removal and installation main landing gear wheel dari
5.878 detik atau 97,97 menit menjadi 2.751 detik atau setara 45,9 menit dengan
total penurunan sebanyak 53,19%.