Abstract :
PT. Sumire Smile Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang trader eksport, pada proses ekspor produk yupi ada berbagai macam kendala. Kendala yang dihadapi adalah terdapatnya kegiatan atau aktivitas yang bersifat waste pada proses ekspor produk yupi, yaitu waste transportation, waste motion, waste waiting, waste overprocessing, dan waste defect. Penelitian ini bertujuan untuk menghilangkan waste dalam aktivitas proses ekspor produk yupi, mengidentifikasi waste yang terjadi selama proses ekspor dan mengajukan perbaikan untuk meminimasi waste tersebut dengan metode Value Stream Mapping serta di dukung dengan tools lainnya yaitu Proses Activity Mapping dan 5W + IH. Ditemukan waste yang terjadi selama proses ekspor dan dapat pula di usulkan perbaikan untuk meminimasi waste. Usulan untuk waste transportation produk diterima dari truk, produk dipallet langsung di berikan ke QC (Quality Control), waste motion menggunakan teknologi canggih handphone, kepala gudang bisa memfoto surat jalan dan dikirim ke purchasing, waste waiting selalu follow up kepada forwarder dalam proses cek schedule kapal dan pembuatan draft (Bill of Loading) maupun COO (Certificate of Origin), waste overprocessing mencantumkan langsung jadwal pengiriman di PO (Purchase Order) serta menggunakan teknologi modern yaitu dengan Handheld inkjet printer, dan waste defect supplier harus lebih hati hati dalam melakukan susunan produk dan membawa produk menuju warehouse, supplier wajib teliti dalam memilih produk, supaya produk yang dikirim sesuai yang diinginkan. Berdasarkan usulan perbaikan yang diberikan, maka dihasilkan presentase Lead time pengurangan waktu dari sebelumnya yaitu 2.394 menit menjadi 1.602 menit, yang berarti pengurangan waktu sebesar 792 menit atau pengurangan waste sebesar 33.1%.