Abstract :
PT. Intermesindo Forging Prima adalah perusahaan manufaktur yang
bergerak dalam bidang sparepart kendaraan yang telah didirikan sejak
tahun 2008. Produk utama nya adalah underbracket hk2fo rasio jumlah
cacat dari bulan Desember 2022-Januari 2024 mencapai 5,1%, penelitian
ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan pada proses produksi dengan
menggunakan implementasilean six sigma dengan memerhatikan tingkat
rasio cacat yang beriringan dengan bertambahnya cost of quality pada
proses produksi underbracket hk2fo. Maka dari itu dijalankan salah satu
metodologi dalam upaya peningkatan menuju target Six Sigma yaitu
DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) Dengan analisa
yang telah dilakukan diketahui bahwa nilai DPMO untuk cacat pada
produksi underbracket hk2fo adalah 17,570 , sedangkan level sigma nya
adalah 3,61 menunjukkan bahwa masih perlu pengendalian proses yang
baik untuk meminimumkan cacat produk. Setelah di terapkan nya
siklus DMAIC didapati 4 faktor utama yang menyebabkan cacat yaitu
manusia, metode, material dan mesin, Improvement dan control planing
dilakukan pada pertengahan bulan januari nilai DMPO berkurang
sebanyak 24,75% dan nilai sigma menjadi 3,72.