Abstract :
PT. GJTL merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pabrikasi produk
ban mobil, dimana perusahaan tersebut memiliki mesin Building yang bertugas
untuk melakukan perakitan material seperti tread, ply, bead dan lain-lain. Masalah
yang terjadi ialah belum adanya pengecekan rutin yang dilakukan pada sparepart
mesin building, sehingga menyebabkan kerusakan total pada sparepart tersebut.
Kerusakan total pada sparepart mesin Building tentunya selain menghambat proses
pada section Building karena terjadi downtime, akan menyebabkan juga biaya
pembelian sparepart yang melebihi budgeting yang sudah ditentukan perusahaan.
Sehingga penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan kapan
waktu sebaiknya dilakukan penjadwalan perawatan mesin Building, serta
mengetahui estimasi biaya perawatan yang akan dikeluarkan berdasarkan
penjadwalan yang ditentukan dengan menggunakan metode Markov Chain.
Dengan melakukan riset langsung ke lapangan, dan mengumpulkan data jenis
mesin, biaya pemeliharaan, serta transisi status mesin (probabilitas kerusakan).
Dengan melakukan Analisa menggunakan metode Markov Chain di dapat
bahwa penjadwalan pemeliharaan sparepart mesin sebaiknya dilakukan setiap 2 s/d
3 bulan sekali dan di dapat juga biaya pemeliharaan mesin Building Samson dan
Seyen berkurang sebesar 71% dari biaya pemeliharaan awal sebesar Rp 51.353.240
turun menjadi Rp 15.069.032, sehingga perusahaan dapat menghemat biaya sebesar
Rp 36.284.208.