Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penyebab tidak tercapainya efektivitas
Mesin Rolling yang ditunjukan dengan standar nilai OEE World Class. Setelah
diketahui penyumbang losses time terbesar pada masing-masing losses yang
disebabkan karena peralatan produksi yang kurangnya perawatan dan mengalami
kerusakan sehingga menghambat proses produksi serta banyak nya Mesin yang
mati akibat perbaikan maintenance sehingga dapat mengganggu jalan nya proses
produksi. Perusahaan harus mengatur kegiatan preventive maintenance sesuai
dengan jadwal serta update history pergantian tools pada Mesin Rolling. Divisi
produksi maupun divisi maintenance harus memberikan training atau pelatihan
mengenai system kerja Mesin Rolling agar kemampuan teknisi dan operator
mempuni. Pada penelitian bulan Februari, Maret dan April menyebutkan nilai OEE
mesin Rolling dipengaruhi rata-rata oleh Availability 82,48%, Performance
61,85%, dan Quality 89,95%. Nilai rata-rata OEE 45,32% sehingga belum
tercapainya standar World Class. Berdasarkan hasil pengolahan data Six Big Losses
yang dominan pada Mesin Rolling periode bulan Februari, Maret dan April 2023
yaitu Reduced Speed Losses memiliki rata-rata sebesar 48,53% dan Breakdown
Losses memiliki total nilai sebesar 15,67%. Kurangnya nilai OEE dianalisis
menggunakan Six Big Losses, Diagram Pareto, dan Diagram Fishbone untuk
mengetahui penyebab masalahnya. Dari pengolahan data yang didapat Langkah
perbaikan yang dilakukan Perusahaan.