Abstract :
Untuk meningkatkan produktivitas dan mempertahankan mutu menjadi
fokus sebuah industri manufaktur. PT Mayora Indah Tbk menerapkan total
productive maintenance diharapkan industri mampu menjaga dan memperbaiki
kinerja mesin guna mencapai efisiensi dan efektifitas. Mesin TAM merupakan
satu satunya mesin packing, jika terjadi kendala pada mesin TAM maka produksi
akan sulit dipenuhi. Karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk
mengetahui bagaimana kondisi maintenance dan bagaimana tingkat efektivitas
dari mesin TAM serta dapat memberikan rekomendasi yang tepat untuk
meningkatkan efektivitas mesin TAM. Dengan menggunakan metode Overall
Equipment Effectiveness dan Six Big losses. Setelah dilakukan penelitian,
diperoleh nilai rata-rata Overall Equipment Efectiveness sebesar 89%. Nilai
Performance Efficiency menjadi yang terendah yaitu rata rata nilai sebesar 93%
masih jauh dari standar OEE. Losses terbesar yang menyebabkan rendahnya nilai
OEE tersebut adalah Reduced speed losses dengan nilai 14,97% dan Idling and
Minor Stopager Losses dengan nilai 2,50%. Penyebab besarnya Losses terdiri
dari factor mesin, manusia, methode, dan material. Untuk mengurangi kerugian
tersebut perusahaan harus merevisi dan mengatur kegiatan preventive
maintennece sesuai dengan jadwal serta update history pergantian part pada
mesin TAM. Devisi produksi maupun devisi maintenence harus memberikan
training atau pelatihan mengenai sistem kerja mesin TAM agar kemampuan
teknisi dan operator mempuni.