Abstract :
PT Adis Dimension Footwear merupakan salah perusahaan manufacturing yang
bergerak di bidang industri sepatu. Selama bulan Januari 2022 sampai dengan Juni
2022 terdapat defect sebesar 5640. Jenis defect yang terjadi pada bagian assembeling
adalah Bond gap, Over cement, Wringkle, Line up, Bapping, Stain. Dan berdasarkan
analisa yang dilakukan dengan menggunakan pareto chart persentase defect terbesar
yang di dapat adalah stain dengan bobot sebesar 23,19 %. Sehingga perbaikan utama
yang difokuskan untuk defect stain. Berdasarkan analisa dari diagram fishbone maka
akar permasalahan yang di dapat di pengarui oleh beberapa faktor yaitu manusia,
metode, mesin, material, dan lingkungan. Setelah diketahui defect tertinggi
dilakukannya improvement terhadap defect tertinggi dengan menggunakan metode
FMEA dan 5W+1H. Dan adapun usulan yang perlu dilakukan perbaikan terhadap
defect stain yaitu adanya kotoran debu yang menempel sehingga usulan perbaikannya
adalah dengan cara melakukan pembersihan secara teliti untuk meminimalisir defect
stain produk di bagian assembeling dengan cara operator pada bagian assembeling
melakukan pembersihan menggunakan bahan kimia MEK di bawah lampu UV,
karena lampu UV betujuan untuk melihat apakah hasil pembersihan anggota tim
sudah bersih atau belum.