Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
kemampuan membaca permulaan serta menilai tingkat kemampuan membaca
permulaan siswa kelas I di SDN Duri Kosambi 09 Pagi, Jakarta Barat. Metode
yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, melibatkan wawancara, observasi, tes
kemampuan membaca, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa faktor internal seperti fisiologis, intelektual, dan psikologis mempengaruhi
kemampuan membaca permulaan siswa. Banyak siswa merasa senang dan
termotivasi untuk belajar membaca, meskipun beberapa menghadapi tantangan
dalam mengenali huruf dan membedakan antara vokal dan konsonan. Faktor
eksternal seperti latar belakang keluarga dan status sosial ekonomi juga berperan
signifikan. Dukungan keluarga dan akses terhadap bahan bacaan di rumah
bervariasi, namun sekolah menyediakan fasilitas pendukung seperti perpustakaan. Tes kemampuan membaca menunjukkan sebagian besar siswa mampu melafalkan
huruf vokal dengan baik dan membaca kalimat sederhana dengan lancar, meskipun ada yang mengalami kesulitan dengan intonasi dan tanda baca. Kesulitan teknis dalam membaca dan pemahaman konteks masih menjadi
tantangan bagi beberapa siswa, menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran
yang lebih interaktif dan mendukung baik di sekolah maupun di rumah