Abstract :
Permasalahan yang dihadapi oleh PT. Danindo Tape Packaging Industry
saat ini adalah tidak optimalnya persediaan bahan baku, terbukti dengan
adanya bahan baku yang sifatnya penting seperti Resin (Lem) yang mengalami
kekurangan dan kelebihan bahan baku. Adanya permasalahan ini perlu adanya
metode pengendalian persediaan yang tepat untuk PT. Danindo Tape
Packaging Industry agar persediaan bahan baku dapat optimal dengan
membandingkan antara metode EOQ dengan metode POQ. Teknik analisis
yang akan digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Uji
kuantitas pemesanan bertujuan untuk menentukan apakah kuantitas pemesanan
dengan perhitungan menggunakan metode EOQ atau POQ dapat diterima atau
tidak. Selanjutnya akan dibandingkan antara metode EOQ atau metode POQ
yang dapat menghasilkan jumlah pemesanan yang lebih optimal dalam posisi
kehabisan stok atau surplus stock.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dapat menghemat biaya
jika perusahaan menggunakan metode POQ (Periode Order Quantity) dimana
biaya pemesanan lebih rendah dibanding biaya pemesanan yang didapat dari
metode EOQ (Economic Order Quantity) ataupun metode yang dijalankan
perusahaan saat ini. Frekuensi pembelian bahan baku kedelai dengan metode
perusahaan lebih banyak dibandingkan metode POQ (Periode Order
Quantity).