Abstract :
Permasalahan yang dihadapi oleh PT. Olefina Tifaplas Polikemindo saat ini
adalah tidak optimalnya persediaan bahan baku, terbukti dengan adanya bahan baku
yang sifatnya penting seperti yangDowlex 2045 G dan Cosmoplane FS 6612 L yang
mengalami kekurangan dan kelebihan bahan baku. Adanya permasalahan ini perlu
adanya metode pengendalian persediaan yang tepat untuk PT. Olefina Tifaplas
Polikemindo agar persediaan bahan baku dapat optimal dengan membandingkan
antara metode EOQ dengan metode POQ. Teknik analisis yang akan digunakan
adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Uji kuantitas pemesanan bertujuan
untuk menentukan apakah kuantitas pemesanan dengan perhitungan menggunakan
metode EOQ atau POQ dapat diterima atau tidak. Selanjutnya akan dibandingkan
antara metode EOQ atau metode POQ yang dapat menghasilkan jumlah pemesanan
yang lebih optimal dalam posisi kehabisan stock atau surplus stock.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dapat menghemat biaya jika
perusahaan menggunakan metode POQ (Periode Order Quantity) dimana biaya
pemesanan lebih rendah dibanding biaya pemesanan menurut metode EOQ
(Economic Order Quantity) ataupun metode yang dijalankan perusahaan saat ini.
Frekuensi pembelian bahan baku kedelai dengan metode perusahaan lebih banyak
dibandingkan metode POQ (Periode Order Quantity).