Abstract :
UMKM Kedai Kopi Akusara merupakan UMKM yang bergerak pada bidang usaha
makanan dan minuman. Analisis break even point (BEP) merupakan suatu teknik
analisis yang digunakan untuk mengetahui kondisi dimana sebuah perusahaan dalam
menajalankan aktivitasnya tidak mendapatkan laba dan tidak menderita kerugian atau
jumlah penghasilan sama dengan jumlah biaya yang dikeluarkan. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar break even point dan margin of
safety yang dialami dan dicapai oleh UMKM Kedai Kopi Akusara pada tahun 2022
dan membuat perencanaan laba pada tahun 2023 untuk mencapai keuntungan yang
diharapakan oleh UMKM Kedai Kopi Akusara. Penelitian ini menggunakan analisis
data break even point dan analisis margin of safety dan metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah dengan pendekataan kuantitaif dengan menyajikan rangkuman
data dan nilai yang dihitung berdasarkan data yang dikumpulkan. Hasil dari penelitian
ini menunjukan adanya perbedaan pencapaian titik impas dalam rupiah dan kuantitas
disetiap tahunnya, ini disebabkan karena perbedaan volume penjualan disetiap
tahunnya. Namun untuk setiap tahunnya dapat dilihat bahwa volume penjualan yang
dilakukan oleh UMKM Kedai Kopi Akusara sudah baik dan selalu berada diatas titik
impas yang berarti perusahaan mampu untuk mencapai keuntungan disetiap tahunnya