Abstract :
PT. CUC merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur
pembuatan kemasan kaleng, Jenis-jenis kaleng yang diproduksi sangat beragam,
mulai dari kaleng tuna, kaleng sarden, kaleng aerosol, kaleng susu, kaleng
minuman, kaleng biskuit, dan masih banyak lagi. Untuk meningkatkan efektivitas
produksi PT. CUC telah menerapkan preventive maintenance diseluruh bagian
departemen produksi. Namun dalam pelaksanaannya masih belum optimal
kususnya pada mesin golden eagle departemen general can yang masih
mengalami banyak kerusakan saat mesin beroperasi. Penelitian ini bertujuan
untuk mengukur nilai efektivitas mesin, mencari akar penyebab masalah dan
memberikan usulan perbaikan dengan Total Productive Mantenance. Berdasarkan
hasil perhitungan menggunakan metode OEE dari bulan Juli 2022 ? Desember
2022, berturut-turut diperoleh nilai 40%,46%,48%,40%,58%, dan 41%. Nilai
OEE periode tersebut belum mencapai nilai standart world class yang diterapkan
yaitu 85%. Selanjutnya dilakukan analisis faktor Six Big Losses yang
mempengaruhi nilai OEE. Nilai faktor breakdown dan reduce speed dari six big
losses pada mesin golden eagle yaitu sebesar 18% dan 22%. Selanjutnya
dilakukan analisis menggunakan diagram fishbhone untuk mengetahui akar
penyebab masalah yang terjadi dari six big losses dengan mempertimbangkan
faktor manusia, mesin, metode, material dan lingkungan.