Abstract :
Moskuloskeletal disorders adalah masalah ergonomi yang sering dijumpai
ditempat kerja, khususnya yang berhubungan dengan kekuatan dan ketahanan
manusia dalam melakukan pekerjaannya. Beberapa proses yang dilakukan selama
loading material yaitu memasukkan material can kedalam reaktor, menimbang
material, memindahkan material dengan mengangkat dan mendorong material
menggunakan hand pallet. Aktivitas tersebut dapat mempengaruhi kondisi pekerja
terutama dalam hal kelelahan dan kondisi moskuloskeletal disorders (Msds)
dikarenakan aktivitas itu rutin dilakukan setiap hari, sehingga banyak operator
yang mengeluh dalam hal aktivitas loading material terutama salah dalam postur
kerja. Metode penilaian postur kerja yang digunakan yaitu Metode Rula dan Owas
dengan melakukan wawancara lalu memberikan kuisioner Nord Body Marp. Hasil
untuk Postur kerja actual didapatkan untuk Rula Kategori 3 dan Owas Kategori 3
berarti perlu dilakukan perbaikan segera mungkin. Usulan perbaikan yang
dilakukan yaitu dengan menambahkan pijakan kaki dengan ukuran tinggi 50 cm
dan lebar 30 cm lalu didapatkan hasil untuk postur kerja usulan pada Metode Rula
Kategori 2 dan Metode Owas Kategori 1 artinya postur kerja usulan lebih baik
daripada postur kerja actual.