Abstract :
Pendidikan sangat mempengaruhi kehidupan semua orang, kita dituntut untuk mampu menerapkan pendidikan secara tepat, bertanggungjawab atas tindakan yang diambil seperti membimbing dan mendidik. Perubahan kurikulum tentu saja membawa perubahan pada bagian pembelajaran yang lain pula. Komponen pendidikan yang terkena dampak langsung adalah pembelajaran itu sendiri. Model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) merupakan salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Two Stay Two Stray dalam meningkatkan aspek kognitif pada mata pelajaran Fikih siswa MTs kelas VIII Daarul Falah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Two Stay Two Stray memiliki tiga tahapan, yaitu: Tahap Perencanaan, Tahap Pelaksanaan, dan Tahap Arahan. yaitu model Two Stay Two Stray sangat cocok digunakan dalam media pembelajaran. Hal ini dibuktikan bahwa metode ini memudahkan siswa dalam mencari tahu informasi mengenai materi yang diajarkan. Adapun kekurangan dari model TSTS ini, antara lain: (1) Membutuhkan waktu yang lama; (2) Peserta didik yang tidak terbiasa belajar kelompok merasa sulit untuk bekerjasama; (3) Bagi Guru, membutuhkan banyak persiapan (materi, dana dan tenaga); dan (4) Guru cenderung kesulitan dalam pengelolaan kelas.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Two Stay Two Stray, Aspek Kognitif,
Mata Pelajaran Fikih