Abstract :
Proses bisnis pada Dinas Kehutanan Provinsi Jambi masih dilakukan secara manual. Penulis berharap dengan membuat model Enterprise Architecture dapat menghasilkan sebuah perencanaan sistem informasi terintegrasi yang konsisten, terarah, dan sesuai dengan aktivitas bisnis. Metode yang penulis gunakan adalah TOGAF ADM yang terdiri dari Preliminary Phase, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, dan Technology Architecture. Dengan menggunakan metode tersebut diharapkan dapat menghasilkan sebuah Enterprise Architecture dalam bentuk Blueprint. Untuk membentuk Pemodelan Enterprise, maka diperlukan penyesuaian dengan aktivitas bisnis pada Dinas Kehutanan Provinsi Jambi yaitu aktivitas utama yang terdiri dari perencanaan dan pemanfaatan hutan, perlindungan dan KSDAE, pengelolaan DAS dan RHL, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat dan hutan adat. Sedangkan aktivitas pendukung meliputi manajemen umum dan kepegawaian, manajemen keuangan dan asset. Enterprise Architecture yang telah dibuat nantinya digunakan sebagai panduan dalam pengolahan data dan informasi yang terdiri dari 20 aplikasi usulan yang telah di integrasikan dan di modelkan menggunakan Use Case Diagram dan Class Diagram, untuk mengintegrasikan data dan informasi sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi aktivitas bisnis.