Abstract :
Serangan jantung adalah penyakit jantung yang serius ketika tidak ada suplai darah ke otot jantung. Kondisi ini mempengaruhi kemampuan jantung untuk memungkinkan darah mengalir ke seluruh tubuh. Serangan jantung bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Sering kali keputusan klinis atau ketidak akuratan yang dibuat oleh petugas medis dalam menangani pasien-pasien penyakit serangan jantung. Penerapan data mining dalam meneliti pasien penyakit serangan jantung adalah untuk mengetahui hasil akurasi perbandingan dari metode naïve bayes dan adaboost guna menentukan penderita terdiakonosa ?penyakit? atau ?tidak penyakit?. Pengujian perbandingan dilakukan dengan beberapa eksperimen yaitu data testing, use training set, 5 dan 10 cross validation, 60 dan 80 percentage split. Pengujian data testing memiliki akurasi yang berbeda dari kedua metode, naive bayes memiliki akurasi yang lebih tinggi dari pada adaboost. Hasil pengujian cross validation dan percentage split memperlihatkan bahwa metode adaboost lebih dominan dari naïve bayes dengan sebanyak 4 pengujian di ungguli oleh adaboost, sementara naïve bayes hanya unggul dalam 1 pengujian