DETAIL DOCUMENT
Penyesuaian Tarif Kereta Api Sri Tanjung Pada Masa Pandemi Berdasarkan ATP dan WTP (Studi Kasus: Ketapang-Lempuyangan)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jember
Author
HUDA, Muhammad Alfani Nur
Subject
Tarif Kereta Api 
Datestamp
2022-06-27 15:29:46 
Abstract :
Indonesia saat ini berada dalam masa pandemi akibat Covid-19 yang berdampak di berbagai aspek, salah satunya transportasi kereta api. Salah satu kereta api yang sedang beroperasi pada masa pandemi Covid-19 yaitu Kereta Api Sri Tanjung jurusan Ketapang-Lempuyangan. Dengan adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan penurunan jumlah penumpang yang menggunakan Kereta Api Sri Tanjung. Hal tersebut mengakibatkan penurunan pendapatan yang diterima oleh pihak penyedia jasa yaitu PT KAI (Persero) serta tidak sesuai nya pendapatan dengan biaya operasional kereta api setiap lintasnya. Pandemi Covid-19 juga berdampak terhadap kemampuan (ATP) serta kemauan (WTP) membayar penumpang Kereta Api Sri Tanjung terhadap tarif yang berlaku saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya operasional Kereta Api Sri Tanjung pada masa pandemi, membandingkan tarif berdasarkan biaya operasional Kereta Api Sri Tanjung dengan tarif ketetapan dari PT Kereta Api Indonesia, mengetahui besarnya pendapatan Kereta Api Sri Tanjung, dan mengetahui besaran tarif berdasarkan kemampuan dan kemauan membayar dari pengguna Kereta Api Sri Tanjung pada saat pandemi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer didapatkan dari pengguna Kereta Api Sri Tanjung yang digunakan untuk mengetahui kemampuan membayar (ATP) dan kemauan membayar (WTP). Sedangkan data sekunder terdiri dari komponen biaya operasional, data jumlah penumpang Kereta Api Sri Tanjung. Data tersebut digunakan untuk mengetahui biaya operasional kereta setiap lintasnya, membandingkan tarif berdasarkan biaya operasional dengan tarif yang berlaku saat ini, dan pendapatan yang diterima dari pengoperasian Kereta Api Sri Tanjung 

Institution Info

Universitas Jember